Blogroll

aa

Jumat, 25 November 2011

Pelajar atau Kriminal?



saiia bertanya tanya pada diri saiia sendiri, ini pelajar atau kriminal? pertanyaan saiia tersebut berawal dari hobi saiia mencari informasi apapun baik itu di dunia maya atau televisi,, selalu saja yang saiia baca atau pun dengan dan lihat banyak sekali pelajar sekarang yang melakukan tindak kriminal yang tak seharusnya di lakukan oleh mereka,, apakah ini artinya kemunduran pendidikan bangsa kita? apa sebab mereka melakukan hal hal yang tag berguna itu? masih banyak pertanyaan saiia yang lain mengenai hal ini,,
seorang pelajar harus belajar dan menuntut ilmu sebaik baik nya agar kelak bisa berguna bagi orang tua, masyarakat dan bangsa,, bukan nya tawuran, berkelahi, mencuri bahkan membunuh cuma gara gara masalah yang sepele, apa pelajar pelajar sekarang bisa nya hanya melakukan tindakan seperti itu?
pernah suatu ketika saiia menonto berita di televisi, ada seorang pelajar sma wanita menegur pelajar sma lain nya yang berbuat tidak semestinya, pelajar yang tdi tegur itu langsung begitu saja melayangkan cerurit ke arah paha nya hingga tembus mencapai tulang paha pelajar wanita tersebut, dan akhirnya pelajar wanita tersebut meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit karena kekurangan banyak darah,,

pelajar sekarang tidak segan melukai rekan nya bahkan bisa sampai menghilangkan nyawa rekan nya sendiri cuma gara gara hal hal yang sepele, pola didik yang salah dan lingkungan di sekitar lah yang menyebabkan hal hal seperti ini bisa terjadi kanpan saja dimana saja,,,

hal hal tersebut mencoreng wajah pendidikan di bangsa kita, ironis nya sampai sekarang pemerintah belum bisa mengatasi kriminalitas di kalangan pelajar ini,, kondisi lingkungan tempat tinggal yang tidak berkualitas, tidak nyaman dan tidak layak, akan mempengaruhi remaja dalam menyikapi dan membangun hubungan dengan dunia sekitar nya,, bagi remaja yang hidup di tempat kumuh dan kotor kemungkinan besar mereka tidak akan nyaman tinggal di rumah sehingga akan melarikan diri dari kenyataan,, pada kondisi inilah remaja mudah tergiur untuk berbuat menyimpang karena lepas dari norma dan pengawasan di lingkungan rumah,,

remaja yang tidak merasa dihargai, tidak dipahami, dan tidak diterima seperti apa adanya oleh orangtua di rumah juga akan cenderung untuk lari dari situasi riil,, Dalam kondisi ini remaja yang secara psikologis mudah goyah dalam pendirian akan mudah terangsang untuk berperilaku menyimpang,,

konsep diri remaja juga sangat menentukan,, remaja yang mempunyai konsep diri positif, cenderung bersikap optimistis dan percaya diri.  sebalik nya, remaja yang mempunyai konsep diri negatif akan bersikap rendah diri, pesimistis, minder, dan menarik diri dari lingkungan atau komunitas nya,, konsep diri memiliki beberapa indikator yaitu dimensi pengetahuan diri, harapan pada diri, dan evaluasi pada diri,, secara teori, agresivitas remaja akan mengarah ke tingkat destruktif bila kualitas lingkungan, kualitas hubungan orangtua, dan konsep diri semuanya negatif,,

adalah hal yang patut di hargai dan di renungkan oleh kita,,

0 komentar:

Posting Komentar