Pasti anda sudah pernah mendengar
kata GPS, gag asing lagi bukan?
tapi tau kah anda apa arti dari GPS
itu? pasti belum tau bukan?
lalu pernah kah anda memakai GPS?
bagi sebaian orang pasti sudah pernah memakai nya,,
anda belum pernah? dan belum tau apa
itu GPS dan cara kerja nya?
oklah klo begitu di posting berikut
ini saiia akan menjelaskan apa itu GPS dan cara kerja nya,,, (sok sekale saiia
padahal saiia juga belum pernah memakai GPS dan belum tau secara keseluruhan
tentang GPS, heheheheh :D),,
GPS itu singkatan dari Global Positioning
System
atau dalam bahasa indonesianya Sistem Kedudukan Global, adalah sistem untuk menentukan posisi kita di atas permukaan
bumi dengan bantuan sinkronisasi sinyal satelit. katanya sich sistem ini
menggunakan 24 satelit (tapi d sumber lain ada yg menyebutkan menggunakan 27
satelit, tp inti nya menggunakan satelit sebagai bantuan sinkronisasi ) yang
mentrasfer sinyal gelombang mikro ke bumi,, trus sinyal ini diterima oleh alat
penerima di permukaan bumi (apa ya nama alat penerima nya?),, dan digunakan
untuk menentukan posisi, arah, kecepatan dan waktu,,
sistem ini dikembangkan oleh
dapertemen pertahanan amerika, dengan nama NAVSTAR GPS, navstar bukan
singkatan lho, navtar adalah nama yg d berikan oleh John Walsh, ia adalah
seorang penentu kebijakan di program GPS,,
sistem GPS menggunakan sejumlah
satelit yang berada di orbit bumi, dan memancarkan sinyalnya ke bumi kemudian
ditangkap oleh sebuah alat penerima. ada 3 bagian terpenting dari sistem ini,
yaitu:
- bagian kontrol
- bagian angkasa dan
- bagian pengguna
saiia akan uraikan satu per satu,,
:D mulai dari yg pertama
1. Bagian Kontrol
Bagian ini tentu saja untuk mengontrol,, setiap satelit dapat berada sedikit
diluar orbit, sehingga bagian ini memungkinkan melacak orbit satelit, lokasi,
ketinggian, dan kecepatan,, sinyal-sinyal sari satelit diterima oleh bagian
kontrol, dikoreksi, dan dikirimkan kembali ke satelit,, (koreksi data lokasi
yang tepat dari satelit ini disebut dengan data ephemeris), yang
kemudian akan di kirimkan kepada alat navigasi kita.
2. Bagian Angkasa
Mendengar nama
nya saja, anda pasti sudah tau,, bagian ini terdiri dari kumpulan satelit yang
berada di orbit bumi, kira" sekitar 12.000 mil diatas permukaan bumi (jauh
ya,, hehehe,,). kumpulan satelit ini diatur sedemikian rupa sehingga alat
navigasi setiap saat dapat menerima paling sedikit sinyal dari empat buah
satelit,, sinyal satelit ini dapat melewati awan, kaca, atau plastik, tapi
tidak dapat melewati gedung atau gunung atau benda padat. satelit mempunyai jam
atom, dapat memancarkan informasi waktu/jam saat itu juga,, data ini
dipancarkan dengan kode yang dinamakan pseudo-random,,
masing-masing satelit memiliki kodenya sendiri,, kode ini biasanya akan
ditampilkan di alat navigasi, maka kita dapat melakukan identifikasi sinyal
satelit yang sedang diterima alat tersebut.
Data ini berguna,
untuk mengukur jarak antara alat navigasi dengan satelit, yang akan digunakan
untuk mengukur koordinat lokasi kita,, kekuatan sinyal satelit juga membantu
alat dalam penghitungan. kekuatan sinyal ini lebih dipengaruhi oleh lokasi
satelit, sebuah alat akan menerima sinyal lebih kuat jika satelit berada tepat
diatasnya (seperti matahari berada di atas kepala kita pada saat jam 12
siang,,) dibandingkan dengan satelit yang berada di garis cakrawala (posisi
satelit seperti posisi matahari terbit atau terbenam).
Ada dua jenis gelombang yang saat
ini dipakai :
pertama lebih dikenal dengan istilah
L1 pada frekuensi 1575.42 MHz. Sinyal L1 ini yang akan diterima oleh alat
navigasi (digunakan untuk kalangan umum).
berikutnya adalah gelombang L2 pada
frekuensi 1227.6 Mhz. Gelombang L2 ini digunakan cuma untuk tujuan militer dan
bukan untuk kalangan umum.
3. Bagian Pengguna
Bagian ini terdiri dari alat navigasi yang digunakan,, satelit akan memancarkan data almanak (saiia kira alamak wkwkwkwk,,) dan ephemeris yang akan diterima oleh alat navigasi secara teratur,, data almanak berisikan perkiraan lokasi (approximate location) satelit, yang akan dipancarkan terus menerus oleh satelit. data ephemeris dipancarkan oleh satelit, dan valid untuk sekitar 4-6 jam selebihnya tidak valid lagi,, Untuk menunjukkan koordinat sebuah titik (dua dimensi), alat navigasi memerlukan paling sedikit sinyal dari 3 buah satelit,, untuk menunjukkan data ketinggian sebuah titik (tiga dimensi), diperlukan tambahan sinyal dari 1 buah satelit lagi berarti jadi 4 buah satelit (banyak sekali satelit yg d gunakan, biayanya pasti mahal).
dari sinyal-sinyal yang dipancarkan
oleh kumpulan satelit, alat navigasi akan melakukan perhitungan, dan hasil nya
adalah koordinat posisi alat tersebut. semakin banyak jumlah sinyal satelit
yang diterima oleh sebuah alat, maka alat tersebut menghitung koordinat
posisinya dengan lebih tepat (wow).
Karena alat navigasi ini bergantung
penuh pada satelit, maka sinyal pada satelit menjadi sangat penting,, alat
navigasi berbasis satelit ini tidak dapat bekerja dengan maksimal ketika ada
gangguan pada sinyal satelit (gps nya gag bisa d gunakan dunk? ckckckckc). ada
banyak hal yang dapat mengurangi kekuatan sinyal satelit seperti d bawah ini:
- Kondisi geografis : selama tidak ada penghalang benda padat dan kita masih dapat melihat langit yang cukup luas, alat ini masih dapat berfungsi dan sebalik nya,, maka alat ini akan mengalami gangguan.
- Hutan : semakin lebat hutan itu, maka makin berkurang pancaran sinyal yang diterima.
- Air : Jangan berharap dapat menggunakan alat ketika berada di dalam air.
- Kaca film mobil : terutama yang mengandung metal.
- Alat-alat elektronik yang dapat mengeluarkan gelombang elektromagnetik.
- Gedung-gedung : tidak hanya ketika di dalam gedung, berada di antara 2 buah gedung tinggi juga akan menyebabkan efek seperti berada di dalam lembah.
- Sinyal yang memantul : misal bila berada di antara gedung-gedung tinggi, dapat mengacaukan perhitungan alat navigasi sehingga alat navigasi dapat menunjukkan posisi yang salah.
Serba-serbi GPS
GPS tidak hanya ada di mobil atau handphone saja, tetapi di rompi juga ada lho,,, coba deh liat pada gambar di atas, balita" tersebut memakai rompi bewarna terang, eeee tp tunggu dulu rompi itu adalah ropi yg de lengkapi dengan sistem GPS lho,,,
STOCKHOLM, KOMPAS.com — Tempat-tempat penitipan anak mulai melengkapi anak-anak
balita yang mereka asuh dengan rompi yang dilengkapi perangkat global
positioning system (GPS). GlobalPost melaporkan hal tersebut, Senin
(26/9/2011).
Rompi berwarna terang itu wajib
dikenakan saat anak-anak mengikuti kegiatan outing atau kegiatan di luar
ruangan.
Semakin banyak orangtua di Swedia
yang memakaikan perangkat GPS kepada anak-anak mereka. Namun, inilah untuk kali
pertama yang dipakaikan pada anak-anak di tempat penitipan anak.
Namun, praktik ini menimbulkan
kekhawatiran di kalangan para orangtua. Mereka khawatir para pengasuh di tempat
penitipan anak lebih mengandalkan teknologi untuk menggantikan tenaga manusia.
Kekhawatiran lainnya terkait
pertumbuhan anak-anak itu. Dengan dipasangi perangkat GPS, mereka akan terbiasa
diawasi hingga mempengaruhi pemikiran mereka tentang privasi saat mereka
semakin besar.
Pada sisi positif, rompi GPS akan
membantu para pembimbing untuk menemukan anak-anak yang mungkin keluar dari rombongan
saat mereka beraktivias di luar ruangan.
sekian ya kawan, semoga postingan saiia ini bermaanfaat bagi kalian semua,, :D
terimakasi atas kunjungan nya,,,
sekian ya kawan, semoga postingan saiia ini bermaanfaat bagi kalian semua,, :D
terimakasi atas kunjungan nya,,,








0 komentar:
Posting Komentar