Blogroll

aa

Jumat, 30 September 2011

GPS (Global Positioning System)

Pasti anda sudah pernah mendengar kata GPS, gag asing lagi bukan?
tapi tau kah anda apa arti dari GPS itu? pasti belum tau bukan?
lalu pernah kah anda memakai GPS? bagi sebaian orang pasti sudah pernah memakai nya,,
anda belum pernah? dan belum tau apa itu GPS dan cara kerja nya?

oklah klo begitu di posting berikut ini saiia akan menjelaskan apa itu GPS dan cara kerja nya,,, (sok sekale saiia padahal saiia juga belum pernah memakai GPS dan belum tau secara keseluruhan tentang GPS, heheheheh :D),,

GPS itu singkatan dari Global Positioning System atau dalam bahasa indonesianya Sistem Kedudukan Global, adalah sistem untuk menentukan posisi kita di atas permukaan bumi dengan bantuan sinkronisasi sinyal satelit. katanya sich sistem ini menggunakan 24 satelit (tapi d sumber lain ada yg menyebutkan menggunakan 27 satelit, tp inti nya menggunakan satelit sebagai bantuan sinkronisasi ) yang mentrasfer sinyal gelombang mikro ke bumi,, trus sinyal ini diterima oleh alat penerima di permukaan bumi (apa ya nama alat penerima nya?),, dan digunakan untuk menentukan posisi, arah, kecepatan dan waktu,,
sistem ini dikembangkan oleh dapertemen pertahanan amerika, dengan nama NAVSTAR GPS, navstar bukan singkatan lho, navtar adalah nama yg d berikan oleh John Walsh, ia adalah seorang penentu kebijakan di program GPS,,


Cara Kerja GPS

sistem GPS menggunakan sejumlah satelit yang berada di orbit bumi, dan memancarkan sinyalnya ke bumi kemudian ditangkap oleh sebuah alat penerima. ada 3 bagian terpenting dari sistem ini, yaitu:
  1. bagian kontrol
  2. bagian angkasa dan 
  3. bagian pengguna
saiia akan uraikan satu per satu,, :D mulai dari yg pertama
1. Bagian Kontrol

    Bagian ini tentu saja untuk mengontrol,, setiap satelit dapat berada sedikit diluar orbit, sehingga bagian ini memungkinkan melacak orbit satelit, lokasi, ketinggian, dan kecepatan,, sinyal-sinyal sari satelit diterima oleh bagian kontrol, dikoreksi, dan dikirimkan kembali ke satelit,, (koreksi data lokasi yang tepat dari satelit ini disebut dengan data ephemeris), yang kemudian akan di kirimkan kepada alat navigasi kita.
2. Bagian Angkasa

    Mendengar nama nya saja, anda pasti sudah tau,, bagian ini terdiri dari kumpulan satelit yang berada di orbit bumi, kira" sekitar 12.000 mil diatas permukaan bumi (jauh ya,, hehehe,,). kumpulan satelit ini diatur sedemikian rupa sehingga alat navigasi setiap saat dapat menerima paling sedikit sinyal dari empat buah satelit,, sinyal satelit ini dapat melewati awan, kaca, atau plastik, tapi tidak dapat melewati gedung atau gunung atau benda padat. satelit mempunyai jam atom, dapat memancarkan informasi waktu/jam saat itu juga,, data ini dipancarkan dengan kode yang dinamakan pseudo-random,, masing-masing satelit memiliki kodenya sendiri,, kode ini biasanya akan ditampilkan di alat navigasi, maka kita dapat melakukan identifikasi sinyal satelit yang sedang diterima alat tersebut. 

    Data ini berguna, untuk mengukur jarak antara alat navigasi dengan satelit, yang akan digunakan untuk mengukur koordinat lokasi kita,, kekuatan sinyal satelit juga membantu alat dalam penghitungan. kekuatan sinyal ini lebih dipengaruhi oleh lokasi satelit, sebuah alat akan menerima sinyal lebih kuat jika satelit berada tepat diatasnya (seperti matahari berada di atas kepala kita pada saat jam 12 siang,,) dibandingkan dengan satelit yang berada di garis cakrawala (posisi satelit seperti posisi matahari terbit atau terbenam).
Ada dua jenis gelombang yang saat ini dipakai :
pertama lebih dikenal dengan istilah L1 pada frekuensi 1575.42 MHz. Sinyal L1 ini yang akan diterima oleh alat navigasi (digunakan untuk kalangan umum). 
berikutnya adalah gelombang L2 pada frekuensi 1227.6 Mhz. Gelombang L2 ini digunakan cuma untuk tujuan militer dan bukan untuk kalangan umum.

3. Bagian Pengguna

    Bagian ini terdiri dari alat navigasi yang digunakan,, satelit akan memancarkan data almanak (saiia kira alamak wkwkwkwk,,) dan ephemeris yang akan diterima oleh alat navigasi secara teratur,, data almanak berisikan perkiraan lokasi (approximate location) satelit, yang akan dipancarkan terus menerus oleh satelit. data ephemeris dipancarkan oleh satelit, dan valid untuk sekitar 4-6 jam selebihnya tidak valid lagi,, Untuk menunjukkan koordinat sebuah titik (dua dimensi), alat navigasi memerlukan paling sedikit sinyal dari 3 buah satelit,, untuk menunjukkan data ketinggian sebuah titik (tiga dimensi), diperlukan tambahan sinyal dari 1 buah satelit lagi berarti jadi 4 buah satelit (banyak sekali satelit yg d gunakan, biayanya pasti mahal).
dari sinyal-sinyal yang dipancarkan oleh kumpulan satelit, alat navigasi akan melakukan perhitungan, dan hasil nya adalah koordinat posisi alat tersebut. semakin banyak jumlah sinyal satelit yang diterima oleh sebuah alat, maka alat tersebut menghitung koordinat posisinya dengan lebih tepat (wow).
Karena alat navigasi ini bergantung penuh pada satelit, maka sinyal pada satelit menjadi sangat penting,, alat navigasi berbasis satelit ini tidak dapat bekerja dengan maksimal ketika ada gangguan pada sinyal satelit (gps nya gag bisa d gunakan dunk? ckckckckc). ada banyak hal yang dapat mengurangi kekuatan sinyal satelit seperti d bawah ini:
  • Kondisi geografis : selama tidak ada penghalang benda padat dan kita masih dapat melihat langit yang cukup luas, alat ini masih dapat berfungsi dan sebalik nya,, maka alat ini akan mengalami gangguan.
  • Hutan : semakin lebat hutan itu, maka makin berkurang pancaran sinyal yang diterima.
  • Air : Jangan berharap dapat menggunakan alat ketika berada di dalam air.
  • Kaca film mobil : terutama yang mengandung metal.
  • Alat-alat elektronik yang dapat mengeluarkan gelombang elektromagnetik.
  • Gedung-gedung : tidak hanya ketika di dalam gedung, berada di antara 2 buah gedung tinggi juga akan menyebabkan efek seperti berada di dalam lembah.
  • Sinyal yang memantul : misal bila berada di antara gedung-gedung tinggi, dapat mengacaukan perhitungan alat navigasi sehingga alat navigasi dapat menunjukkan posisi yang salah. 


Serba-serbi GPS
 



GPS tidak hanya ada di mobil atau handphone saja, tetapi di rompi juga ada lho,,, coba deh liat pada gambar di atas, balita" tersebut memakai rompi bewarna terang, eeee tp tunggu dulu rompi itu adalah ropi yg de lengkapi dengan sistem GPS lho,,,

STOCKHOLM, KOMPAS.com — Tempat-tempat penitipan anak mulai melengkapi anak-anak balita yang mereka asuh dengan rompi yang dilengkapi perangkat global positioning system (GPS). GlobalPost melaporkan hal tersebut, Senin (26/9/2011).

Rompi berwarna terang itu wajib dikenakan saat anak-anak mengikuti kegiatan outing atau kegiatan di luar ruangan.
Semakin banyak orangtua di Swedia yang memakaikan perangkat GPS kepada anak-anak mereka. Namun, inilah untuk kali pertama yang dipakaikan pada anak-anak di tempat penitipan anak.
Namun, praktik ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan para orangtua. Mereka khawatir para pengasuh di tempat penitipan anak lebih mengandalkan teknologi untuk menggantikan tenaga manusia.
Kekhawatiran lainnya terkait pertumbuhan anak-anak itu. Dengan dipasangi perangkat GPS, mereka akan terbiasa diawasi hingga mempengaruhi pemikiran mereka tentang privasi saat mereka semakin besar.
Pada sisi positif, rompi GPS akan membantu para pembimbing untuk menemukan anak-anak yang mungkin keluar dari rombongan saat mereka beraktivias di luar ruangan.

sekian ya kawan, semoga postingan saiia ini bermaanfaat bagi kalian semua,, :D
terimakasi atas kunjungan nya,,,

0 komentar:

Posting Komentar